Penguatan Workforce Agility bagi Pendidik melalui Konsep Agile Classroom

Authors

  • Maswandi Universitas Medan Area
  • Suryani Hardjo Universitas Medan Area
  • Rahmi Lubis Universitas Medan Area
  • Beby Suryani Fithri Universitas Medan Area
  • Vicky Fadian Universitas Medan Area

Keywords:

workforce agility, Agile Classroom, pendidik, adaptabilitas

Abstract

Perubahan cepat dalam sistem pendidikan dan perkembangan teknologi menuntut pendidik memiliki kemampuan adaptif yang tinggi dalam menghadapi dinamika pembelajaran. Workforce agility menjadi kompetensi penting bagi pendidik agar mampu merespons perubahan secara fleksibel, reflektif, dan inovatif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat workforce agility pendidik melalui penerapan konsep Agile Classroom. Pelaksanaan dilakukan pada 27 Agustus 2022 di Sekolah Kebangsaan KEM Terendak 2 Melaka, Malaysia, dengan metode pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian konsep, simulasi, diskusi reflektif, dan workshop penyusunan Agile Lesson Plan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap lima indikator utama. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 56% menjadi 86%, dengan rata-rata kenaikan sebesar 30 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Agile Classroom efektif dalam meningkatkan kesiapan adaptif dan profesional pendidik. Konsep ini berpotensi mendukung pengembangan budaya pembelajaran yang fleksibel, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Diah Hidayati, M. M. (2022). Sistem Informasi Pendidikan dan Transformasi Digital. UAD PRESS.

Faiza, V. (2022). Studi Korelasional Kepemimpinan Otentik dan Organizational Learning Dengan Workforce Agility di Perusahaan Manufaktur. Universitas Islam Indonesia.

Jatmika, D., & Puspitasari, K. (2019). Learning Agility Pada Karyawan Generasi Millennial Di Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 3(1), 187–199.

Jemani, A., & Zamroni, M. A. (2020). Tantangan Pendiddikan Islam di Era Revolusi Industri 4.0. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 16(2), 126–140.

Juraidah, J., & Hartoyo, A. (2022). Peran guru dalam menumbuhkembangkan kemandirnan belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar melalui proyek penguatan profil pelajar pancasila. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 105–118.

Riadi, F. S., Yahya, R. N., Dewi, S. L., & Prihantini, P. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Daya Berpikir Kritis Siswa. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 56–60.

Samura, A. O. (2019). Kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis melalui pembelajaran berbasis masalah. MES: Journal of Mathematics Education and Science, 5(1), 20–28.

Saputri, E. D. (2022). Strategic Agility: Peran Innovativeness, Digitalization Lesson, Employee Agility, dan Leadership Agility (Studi pada UMKM Kawasan Malioboro). Universitas Islam Indonesia.

Suhendar, A. (2021). Guru Pendidik 4.0: Menjadi Guru Kreatif, Inovatif, dan Adaptif di Era Disruptif. CV Jejak (Jejak Publisher)

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

Maswandi (2022) “Penguatan Workforce Agility bagi Pendidik melalui Konsep Agile Classroom”, Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(02), pp. 43–48. Available at: https://jurnal.harapan.ac.id/index.php/Prioritas/article/view/1323 (Accessed: 9 March 2026).