Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Peserta Posyandu Desa Prambon Melalui Pengenalan Jelly Sinom Sebagai MPASI

  • Rizky Anugrah Dirgantara Putra Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Stunting merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Pola pemberian makanan dapat mempengaruhi kualitas konsumsi makanan balita, sehingga dapat mempengaruhi status gizi balita. Beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian stunting antara lain berat badan, panjang badan lahir, usia kehamilan dan pola asuh ibu. Pada penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. berdasarkan nilai statistik, adanya peningkatan skor pengetahuan yang ditunjukkan dari nilai rata – rata pre – test  sebesar 32,2, kemudian setelah diberikan edukasi promosi kesehatan tentang stunting adanya peningkatan menjadi 35,00. Alasan penulis menggunakan topik stunting karena selain mendukung program pemerintah tentang desa bebas stunting, juga sebagai dukungan terhadap balita agar terhindar dari stunting melalui jelly sinom sebagai Makanan Pendamping ASI bagi balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Jihad, M. N., Ernawati, E., Nugroho, H. A., Soesanto, E., Aisah, S., Rejeki, S., Setyawati, D., & Novitasari, N. (2022). Cegah Stunting Berbasis Teknologi, Keluarga, Dan Masyarakat. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 31. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v1i2.8683

Dewi, I. C., & Auliyyah, N. R. N. (2020). Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat. 01. Ernawati, A. (2022). Media Promosi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang. 18(2).

Handayani, U., Fujiana, F., & Murtilita, M. (2021). PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DINITERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA: LITERATURE REVIEW. ProNers, 6(2). https://doi.org/10.26418/jpn.v6i2.49470

Marni, M., & Ratnasari, N. Y. (2021). Penyuluhan Pencegahan Risiko Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Generasi Muda. Indonesian Journal of Community Services, 3(2), 116. https://doi.org/10.30659/ijocs.3.2.116-125

Maulidiawati, T., Siahaan, S. W., Rahmawati, N. J., Yunindasari, D. R., & Tribhuwaneswari, A. B. (2022). PEMBANGUNAN TAMAN BACA KUTU BUKU SISWA (KUBUS) UNTUK MEMBANGUN MINAT LITERASI ANAK DI DESA BUNCITAN SEDATI. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Meilyasari, F., & Isnawati, M. (2014). FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12 BULAN DI DESA PURWOKERTO KECAMATAN PATEBON, KABUPATEN KENDAL. Journal of Nutrition College, 3(2), 303–309. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i2.5437

Nurapandi, A., Rahayu, Y., Sukmawati, I., & Ridla Firdaus, N. (2022). Edukasi tentang Stunting pada Ibu Hamil dan Pasangan Produktif dibawah 35 Tahun. KOLABORASI JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(2), 141–146. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v2i2.82

Pratama, K. (2022). Penggunaan jamu sinom sebagai bahan pembuatan es krim: Used of jamu sinom as an ingredientsin ice cream making. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 1(11), 3071–3098. https://doi.org/10.22334/paris.v1i11.213

Priharwanti, A., & Amalia, R. (2022). Peran Keluarga Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kauman RT 16 RW 08 Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. ABDIMAYUDA: Indonesia Journal of Community Empowerment for Health, 1(1), 40. https://doi.org/10.19184/abdimayuda.v1i1.28918

Ramdhani, A., Handayani, H., & Setiawan, A. (2020). HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING.Sitanggang, T. W., Anggraini, D., Putri, D. U. P., & Budiati, E. (2022). Volume 4 Nomor 2, Juni 2022 e-ISSN 2721-9747; p ISSN 2715-6524 http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM. 4(2).
Published
2023-10-18
How to Cite
Dirgantara Putra, R. (2023) “Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Peserta Posyandu Desa Prambon Melalui Pengenalan Jelly Sinom Sebagai MPASI”, Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(02), pp. 1-7. doi: https://doi.org/10.35447/prioritas.v5i02.793.