Analisis Potensi Sampah di Provinsi Sumatera Utara Menjadi Sumber Energi Listrik Alternatif (Biogas)

  • Syafrida Hanum Hutasuhut Universitas Al-Azhar Medan
  • Yoga Tri Nugraha Universitas Al-Azhar Medan
  • Mawardi Mawardi Universitas Al-Azhar Medan
  • Sari Novalianda Universitas Al-Azhar Medan
  • Arif Milando Setiawan Universitas Al-Azhar Medan
  • Ahmad Arif Universitas Al-Azhar Medan
  • Resep Sembiring Sekolah Tinggi Teknologi Immanuel Medan
Keywords: Potensi Sampah, Biogas, Konversi Energi, Listrik

Abstract

Provinsi Sumatera Utara menghadapi tantangan yang signifikan dalam pengelolaan sampah akibat peningkatan populasi dan aktivitas ekonomi. Sebagian besar sampah yang dihasilkan adalah sampah organik yang memiliki potensi besar untuk diubah menjadi sumber energi alternatif melalui teknologi biogas. Penelitian ini menganalisis potensi sampah organik di Sumatera Utara sebagai sumber energi listrik alternatif, dengan fokus pada proses konversi sampah menjadi biogas melalui fermentasi anaerobik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan biogas dari sampah organik dapat menghasilkan energi listrik. Potensi energi listrik yang dihasilkan dari pengkonversian sampah menjadi biogas pada tahun 2020 sebesar 25.14 MW, pada tahun 2021 sebesar 30.25 MW, pada tahun 2022 sebesar 65.74 MW, dan pada tahun 2023 sebesar 70.86 MW.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Y. T. Nugraha, P. M. Simanjuntak, M. Irwanto, R. Rida, and M. Othman, “Analysis of Forecast of Renewable Energy Development In North Sumatra Using ANFIS,” J. Media Elektro, vol. XIII, no. 1, pp. 27–36, 2024, doi: 10.35508/jme.v13i1.15310.
[2] Y. T. Nugraha and M. Irwanto, “Modelling Demand for Energy Sources as Alternative Energy in the Province of North Sumatra,” J. Renew. Energy, Electr. Comput. Eng., vol. 2, no. 2, p. 84, 2022, doi: 10.29103/jreece.v2i2.9278.
[3] P. Agung, D. Hartono, and A. A. Awirya, “Pengaruh Urbanisasi Terhadap Konsumsi Energi Dan Emisi CO2: Analisis Provinsi di Indonesia,” J. Ekon. Kuantitatif Terap., pp. 9–18, 2018, doi: 10.24843/jekt.2017.v10.i01.p02.
[4] Y. T. Nugraha, T. Richardo, F. Dony, and M. Irwanto, “Analisis Potensi Energi Sampah Sebagai Energi Alternatif Terbarukan Di Kota Medan,” RELE (Rekayasa Elektr. dan Energi) J. Tek. Elektro, vol. 5, no. 1, pp. 1–4, 2022, doi: 10.30596/rele.v5i1.10783.
[5] S. S. Sunyoto Sunyoto, Danang Dwi Saputro, “Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Reaktor Biogas Di Kabupaten Kendal,” Rekayasa, vol. 14, no. 1, pp. 29–36, 2016.
[6] W. Marhento and R. Isdiyanto, “Prospek Pemanfaatan Biogas Dari Pengolahan Air Limbah,” Ketenagalistrikan Dan Energi Terbaru, vol. 10, no. 2, pp. 103–112, 2011.
[7] D. Sholeha and M. F. Zambak, “The Implementasi ANFIS Dalam Prakiraan Perkembangan Energi Baru dan Terbarukan di Indonesia Pada Tahun 2030,” J. Sist. Inf. …, vol. 5, no. 2, pp. 1–4, 2022, [Online]. Available: http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/JUSIKOM/article/view/2503%0Ahttp://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/JUSIKOM/article/download/2503/1552
[8] Tumiran et al., “The Masterplan for Developing Electricity Systems for Archipelagic Area by Considering Local Energy Resources: A Case Study of Maluku Islands,” Proc. 2019 7th Int. Conf. Smart Energy Grid Eng. SEGE 2019, pp. 290–293, 2019, doi: 10.1109/SEGE.2019.8859915.
[9] G. Dwiyoko, T. Sukisno, and E. S. Damarwan, “Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Kabupaten Purbalingga Tahun 2030 Menggunakan Software Leap,” J. Edukasi Elektro, vol. 4, no. 1, pp. 29–40, 2020, doi: 10.21831/jee.v4i1.32043.
[10] Y. Wang and Q. Fan, “Research on Electricity Price Subsidy Policy of Biomas Energy in Shandong Province of Chine by CGE Model,” IEEE, pp. 1056–1060, 2020.
Published
2024-07-25
How to Cite
Hutasuhut, S. H., Nugraha, Y. T., Mawardi, M., Novalianda, S., Setiawan, A. M., Arif, A., & Sembiring, R. (2024, July 25). Analisis Potensi Sampah di Provinsi Sumatera Utara Menjadi Sumber Energi Listrik Alternatif (Biogas). Journal of Telecommunication and Electrical Scientific, 1(02), 47-52. https://doi.org/https://doi.org/10.24010/jtels.v1i02.942