Pelatihan Pengembangan Materi Promosi Wisata Berbasis Multimodal Berbahasa Inggris bagi Generasi Muda Berastagi untuk Meningkatkan Branding Destinasi Berkelanjutan dan Daya Saing Pariwisata Internasional
Keywords:
komunikasi multimodal, bahasa Inggris untuk pariwisata, branding destinasi, promosi wisata digital, pariwisata berkelanjutanAbstract
Pelaksanaan promosi destinasi wisata pada era digital menuntut kemampuan masyarakat dalam menghasilkan konten yang kreatif, komunikatif, dan mampu menjangkau wisatawan global. Namun demikian, generasi muda di Berastagi masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kemampuan menyusun materi promosi wisata berbahasa Inggris, rendahnya pemahaman mengenai komunikasi multimodal, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital untuk membangun branding destinasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda Berastagi dalam mengembangkan materi promosi wisata berbasis multimodal berbahasa Inggris guna memperkuat branding destinasi berkelanjutan dan meningkatkan daya saing pariwisata internasional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan modul pelatihan, pre-test, pelatihan interaktif, praktik pengembangan konten digital, pendampingan, serta evaluasi menggunakan post-test dan survei kepuasan peserta. Sebanyak 20 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang terdiri atas anggota komunitas pemuda, mahasiswa, dan kelompok sadar wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang ditunjukkan oleh perubahan kategori kemampuan dari 60% peserta berada pada kategori rendah sebelum pelatihan menjadi 70% berada pada kategori tinggi setelah pelatihan. Selain itu, 75% peserta menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Luaran program berupa video promosi wisata, poster digital, konten media sosial, dan narasi promosi berbahasa Inggris menunjukkan peningkatan kualitas dari aspek visual, komunikasi, kreativitas, serta penyampaian pesan destinasi. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi, tetapi juga memperkuat partisipasi generasi muda sebagai agen branding destinasi wisata berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal sekaligus mendukung penguatan citra dan daya saing pariwisata Berastagi di tingkat nasional maupun internasional.
Downloads
References
Anholt, S. (2010). Places: Identity, image and reputation. London, England: Palgrave Macmillan.
Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2015). Smart tourism destinations enhancing tourism experience through personalisation of services. In I. Tussyadiah & A. Inversini (Eds.), Information and communication technologies in tourism 2015 (pp. 377–389). Cham, Switzerland: Springer.
Goodwin, H. (2017). Responsible tourism: Using tourism for sustainable development (2nd ed.). Oxford, England: Goodfellow Publishers.
Hanna, P., Font, X., Scarles, C., Weeden, C., & Harrison, C. (2018). Tourist destination marketing: From sustainability myopia to memorable experiences. Journal of Destination Marketing & Management, 9, 36–43. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2017.10.002
Hutchinson, T., & Waters, A. (1987). English for specific purposes: A learning-centred approach. Cambridge, England: Cambridge University Press.
Jewitt, C. (Ed.). (2014). The Routledge handbook of multimodal analysis (2nd ed.). London, England: Routledge.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kotler, P., Bowen, J. T., & Baloglu, S. (2021). Marketing for hospitality and tourism (8th ed.). Harlow, England: Pearson.
Kress, G., & van Leeuwen, T. (2006). Reading images: The grammar of visual design (2nd ed.). London, England: Routledge.
Lambert, J. (2020). Digital storytelling: Capturing lives, creating community (5th ed.). New York, NY: Routledge.
Lund, N. F., Cohen, S. A., & Scarles, C. (2018). The power of social media storytelling in destination branding. Journal of Destination Marketing & Management, 8, 271–280. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2017.05.003
Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Oxfordshire, England: CABI.
Scheyvens, R. (2011). Tourism and poverty. London, England: Routledge.
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2023). Social media marketing (4th ed.). London, England: Sage Publications.
Alhaddar, M., & Kummitha, H. R. (2025). Digitalization and sustainable branding in tourism destinations from a systematic review perspective. Discover Sustainability, 6(1). https://doi.org/10.1007/s43621-025-01751-3
Lee, Q. Y., Zins, A. H., Adeyinka-Ojo, S. F. A., Sabani, N., & Jimmie, A. (2024). Digital storytelling and cultural heritage in Sarawak destination. BIMP-EAGA Journal for Sustainable Tourism Development, 12(1). https://doi.org/10.51200/bejstd.v12i1.5224
Sembiring, S. S., & Thanos, G. A. C. (2025). Tourism digital marketing based on the sustainability model in Bali. Jurnal Komunikasi Profesional, 9(1). https://doi.org/10.25139/jkp.v9i1.11600
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mayasari, Hidayati, Misla Geubrina, Petra Eklesia, Winanda Salvira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












.png)

1.png)




